| Manfaat Madu Mengurangi Resiko Penyakit Jantung | ![]() | ![]() | ![]() |
| Written by Administrator |
| Sunday, 18 April 2010 03:17 |
Konsumsi madu secara rutin dapat memperkecil risiko penyakit jantung. Penelitian awal yang diterbitkan dalam "Journal of Medicinal Food" menjelaskan bahwa konsumsi madu dapat menurunkan tekanan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Kebanyakan orang menganggap bahwa konsumsi madu dapat menyebabkan obesitas, LDL tinggi dan tekanan darah tinggi yang menyebabkan penyakit jantung. Sebagian orang ini beranggapan bahwa rasa manis madu berasal dari sukrosa, glukosa dan fraktosa. Konsumsi sukrosa secara berlebihan diyakini meningkatkan risiko obesitas, resisten terhadap insulin dan tekanan darah tinggi. Sukrosa juga dapat mengurangi HDL yang menguntungkan dan meningkatkan triglyceride. Sedangkan fraktosa sendiri memiliki efek yang sama dengan sukrosa. Lebah madu memang istimewa dan ajaib. Gula yang terkandung dalam madu seperti sukrosa, glukosa dan fraktosa, justru menyehatkan. Lebah memproduksi madu dengan mengisap nektar bunga yang mengandung banyak gula-gulaan. Gula-gula tersebut diproses di dalam perut lebah yang kemudian dikeluarkan dalam bentuk madu yang biasa kita kenal. Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat diserap oleh darah 10 menit setelah dikonsumsi. Itulah mengapa madu dapat meningkatkan tenaga dalam waktu yang singkat. Madu mengandung banyak enzim protensial yang menguntungkan seperti asam amino. Selain itu,di dalam madu dapat juga terkandung bee pollen, propolis, lilin lebah dan zat gizi yang berasal dari tanaman dan tubuh lebah sendiri. Tingkat risiko penyakit jantung dapat diukur dari beberapa hal. Antara lain tingkat kolesterol jahat (LDL), homocysteine dan C-reactive Protein (CRP). Orang dengan tingkat homocysteine yang tinggi memiliki risiko yang tinggi terhadap penyakit jantung, kanker dan penyakit kronis lainnya. Tingkat CRP yang tinggi juga dapat digunakan untuk memprediksi penyakit jantung. Tingkat CRP yang tinggi disebabkan oleh merokok, tekanan darah tinggi, obesitas dan penyakit gusi kronis. Dan dengan vitamin B6, B12 dan asam folat yang terkandung dalam madu tingkat homocysteine yang tinggi dapat diturunkan. Sebuah penelitian dilakukan terhadap 5 - 9 orang dalam 7 percobaan. Dalam setiap percobaan dilakukan tes darah sebelum dan sesudah meminum larutan yang mengandung madu, glukosa dan madu buatan (mengandung setengah sukrosa dan setengah fruktosa). Larutan yang digunakan dalam percobaan mengandung antara 30-90 gram madu, glukosa atau glukosa dan fruktosa. Hasil percobaan menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi larutan madu, tingkat kolesterol, LDL dan triglyceride secara total menurun tetapi tidak bagi yang meminum larutan glukosa dan madu buatan. Setelah 15 hari, orang yang mengkonsumsi madu tingkat HDL (baik) naik dan tingkat homocysteine turun. Efek dari mengkonsumsi madu setiap hari selama 15 hari bagi orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi : total kolesterol menurun 8%, LDL (jahat) kolesterol menurun 11%, dan CRP menurun 57%. Penelitian ini menghasilkan suatu rekomendasi bahwa madu mempunyai efek yang baik terhadap penderita penyakit jantung. Dalam waktu yang singkat, madu dapat menurunkan kolesterol dan yang paling istimewa adalah dapat menurunkan tingkat CRP orang-orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi. Dan CRP inilah yang mempunyai peranan penting penyebab penyakit jantung selain kolesterol. Sehingga mengonsumsi madu bukan saja aman tetapi juga menyehatkan jantung.
Habbat'S Blackseed Honey Madu Arab - Mesir asli dari madu lebah penghisap bunga Habbatussauda (black seed).Meningkatkan stamina tubuh, memperbaiki fungsi pencernaan, memulihkan stamina pasca sakit/ operasi, sangat baik untuk orang dewasa dan lansia. Rp55.000,00 Rp50.000,00 You Save: Rp5.000,00 My Cart >> Read more >> Madu Hutan Sumbawa |
| Last Updated on Friday, 15 April 2011 14:46 |
Advanced Search | |
| Lost Password? | |
| Forgot your username? | |
| No account yet? Register | |
| Download Area |